Sejarah PT BPR Pembangunan Kabupaten Padang Pariaman

PT. Bank Perkreditan Rakyat Pembangunan Kabupaten Padang Pariaman (PT. BPR PKPP) merupakan pengambilalihan Koperasi Bank Perkreditan Rakyat (KBPR) Sungai Limau oleh Pemerintah Daerah Kabupaten Padang Pariaman secara keseluruhan (Akuisisi) pada bulan Desember 2005. KBPR Sungai limau berdiri pada tanggal 6 Agustus 1992 yang ditetapkan dengan keluarnya pemberian izin usaha KBPR Sungai limau oleh Menteri Keuangan Republik Indonesia (RI) dengan No: Kep.209/KM.13/1992, dan berbadan hukum Koperasi Bank Perkreditan Rakyat yang ditetapkan oleh Kepala Kantor Wilayah Departemen Koperasi Propinsi dengan No.01/Kep/BH/KWK.3/I/1992. tentang pengesahan koperasi sebagai badan hukum. Pengambilalihan KBPR Sungai limau ditandai dengan adanya salinan Akta Notaris Syamsuhardi, SH No. 41,42 dan 43, mengenai Akta Akuisisi KBPR Sungai limau, pengalihan hak dan kewajiban dan bentuk acara rapat pemegang saham/modal pada tanggal 22 Juni 2005.
Pada bulan Maret 2006 kepengurusan KBPR Sungai limau dibentuk yang terdiri dari 3 (tiga) orang Komisaris dan 1 (satu) orang Direksi (berdasarkan hasil vit and profer test Bank Indonesia), yang hanya melakukan kegiatan perbankan secara administratif menuju perubahan nama dan badan hukum yang baru. KBPR Sungai limau tercatat sejak tanggal 29 September 2003 telah dinyatakan sebagai bank dalam pengawasan khusus oleh Bank Indonesia dan pada tanggal  6 April 2006 KBPR Sungai limau dikeluarkan dari status pengawasan khusus oleh Bank Indonesia, pada tanggal 12 Juli 2006 diajukan izin prinsip ke Bank Indonesia untuk melakukan perubahan nama dan badan hukum KBPR Sungai limau menjadi PT. BPR Pembangunan Kabupaten Padang Pariaman. Pada tanggal 24 Juli 2006 di terima hasil vit and proper test dari Bank Indonesia untuk calon direktur utama, pada tanggal 4 Agustus 2006 keluar izin prinsip perubahan nama dan badan hukum PT. BPR Pembangunan Kabupaten Padang Pariaman oleh Bank Indonesia. Pada Bulan Oktober 2006 dilakukan rekrut karyawan baru yang mana terpilih sebanyak 7 orang karyawan, dari hasil seleksi yang dilakukan 3 (tiga) tahap yaitu, ujian tertulis, ujian wawancara dan pisikotes dengan menggunakan jasa lembaga psikologi yayasan Dwidharma Padang. Untuk mempersiapkan karyawan dengan ilmu perbankan yang akan diterapkan pada PT. BPR Pembangunan Kab. Padang Pariaman, maka karyawan di magangkan selama 2 bulan (Oktober-November) pada 2 (dua) tempat bank BPR yang ada di Padang Pariaman yaitu BPR Ganto Nagari 1954 dan BPR Sicincin. Pada tanggal 14 Desember 2006 diajukan izin pengalihan usaha BPR dari KBPR Sungai limau menjadi PT. BPR Pembangunan Kab. Padang Pariaman.
Tanggal 31 Januari 2007 keluar izin usaha perubahan nama dan badan hukum PT. BPR Pembangunan Kab. Padang Pariaman dengan nomor Tanda Daftar Perusahaan (TDP) Perseroan Terbatas: 030416500034 oleh Dinas KOPERINDAG dan PKM Pemerintahan Kab. Padang Pariaman pada tanggal 5 Februari 07 secara resmi PT. BPR Pembangunan Kab. Padang Pariaman beroperasional dengan izin operasional dari Bank Indonesia dengan Nomor surat 09/66/DPBPR/IDABPR/Padang.